⚠️ peringatan konten ↑
Objek #: SCP-091-ID
Kelas Objek: Euclid
Prosedur Penanganan Khusus: SCP-091-ID ditahan dengan menggunakan sistem tiga perangkat ponsel di dalam ruang penahannya, yang setiap ponsel telah diprogram oleh perangkat yang terpasang di ruangan untuk meneruskan pesan teks terbaru yang diterima layanan pesan singkat(SMS)-nya kepada perangkat ponsel lainnya secara otomatis setiap 5 hari sekali. Ponsel-ponsel tersebut sudah dimodifikasi agar menerima aliran listrik konstan untuk menunjang daya mereka. Jikalau ada kerusakan pada salah satu ponsel, pesan harus dipastikan sudah terkirim ke ponsel baru dan hitung mundur dimulai kembali ke lima hari sebelum adanya modifikasi sistem.
Kecuali akses memasuki penahanan tidak memungkinkan, konten pesan terbaru yang dikirimkan harus dicek setiap tiga kali sehari. Ponsel sudah disetel untuk hanya menampilkan laman SMS, jadi pengamatan cukup mengamati layarnya semata. Tidak boleh ada kontak fisik dengan ponsel-ponsel tersebut kecuali jika terpaksa seperti untuk perawatan.
Jikalau prosedur gagal. Pencarian ujung rantai SCP-091-ID merupakan prioritas.
Deskripsi: SCP-091-ID adalah sebuah pesan teks SMS yang berisi permintaan agar ia disebarluaskan ke setidaknya satu perangkat ponsel lainnya dengan batas waktu maksimal tujuh hari. Jika pesan tersebut tidak diteruskan setelah tenggat waktu yang ditetapkan, subjek yang memiliki atau terakhir kontak dengan ponsel penerima SCP-091-ID akan menjadi target manifestasi entitas yang diberi designasi SCP-091-ID-A.
Awalnya tidak diketahui deskripsi fisik SCP-091-ID-A selain dari rumor semata, tetapi setelah pengujian, dikonfirmasi bahwa SCP-091-ID-A berwujud perempuan tinggi berkulit pucat dengan rambut panjang berantakan. Ia dilaporkan mengenakan kain putih penuh noda kecokelatan dan kemerahan.
Selain subjek yang memiliki hubungan dengan ponsel terakhir penerima SCP-091-ID, subjek yang mendapat visual terhadap SCP-091-ID-A juga otomatis menjadi targetnya saat manifestasi. Observasi digital tidak bekerja dan hanya menghasilkan statis semata sampai SCP-091-ID-A menghilang. Masih menjadi perdebatan apakah SCP-091-ID-A memiliki properti inkorporal atau kemampuan berpindah ruang untuk berhasil mencapai targetnya segera meski di ruang tertutup, tetapi dikonfirmasi ia tak dapat mendatangi dua target di saat bersamaan.
Subjek yang menjadi korban SCP-091-ID-A ditemukan tewas dengan ekspresi syok dan ketakutan. Kulit subjek akan pucat menyerupai mayat meski waktu kematiannya yang relatif singkat.
Jikalau subjek terakhir yang memiliki SCP-091-ID sudah tiada, entah karena waktu habis atau penyebab lain, SCP-091-ID akan muncul antara pada ponsel pengirim sebelumnya, atau pada ponsel orang yang memiliki relasi baik dengan subjek maupun ponselnya(masih perlu penelitian lanjut).
Isi konten SCP-091-ID adalah sebagai berikut:
"saya tlah lama dkurng . di sni gelap. Sya keSpian. sebrkan sya ke tman anda dlam 7 hri tlong .saya ingn brtemu bnyak orng. sYa ingn hdup jg.."
Penemuan: SCP-091-ID ditemukan sebagai sumber kasus kematian misterius setidaknya 19 orang sebelum mendapatkan perhatian Yayasan. Seluruh korban memiliki kesamaan yang di mana mereka menerima SCP-091-ID di ponsel mereka. Pelacakan, meski mengonfirmasi bahwa ia adalah jenis pesan berantai, tak berhasil menemukan sumber awal SCP-091-ID.
Setelah eksperimentasi, pengiriman SCP-091-ID bisa dilakukan ke ponsel pengirim sebelumnya asal dilakukan pihak ketiga. Terobosan lain yang ditemukan adalah pengiriman SCP-091-ID dapat diotomatisasi. Prosedur penahanan Khusus kemudian dirancang dengan mempertimbangkan itu.
Lampiran 091-ID-1: Awalnya pengecekan terhadap SCP-091-ID dilakukan dua kali seminggu. Pada saat pengecekan terbaru, didapat bahwa pesan telah termodifikasi. Batas waktu yang awalnya tertera tujuh hari kini berganti menjadi enam hari semata.
Setelah pertimbangan panjang, jadwal pengiriman tidak diubah dan tetap pada hari keenam.
Insiden 091-ID-1: Sehari setelah keputusan dibuat, SCP-091-ID memundurkan batas waktunya menjadi lima hari. Yayasan terlambat menyadarinya dan SCP-091-ID-A aktif karenanya. Korban mencapai 31 personel termasuk diantara teknisi dan peneliti yang pernah memegang perangkat terakhir yang menerima SCP-091-ID.
Setelah insiden ini, tak ada perubahan signifikan dan prosedur tetap berjalan seperti yang tertera.





