Manusia telah ada sejak seperempat juta tahun yang lalu, tapi hanya selama 4,000 tahun terakhir keberadaan kita ada maknanya.
Jadi, apa yang kita lakukan selama hampir 250 ribu tahun? Kita meringkuk dalam gua-gua, melingkari api unggun, takut atas apa yang kita tak mengerti. Ini tidak sekedar 'mengapa matahari naik ke atas', ini adalah misteri atas burung-burung besar berkepala manusia dan batu yang hidup. Lalu, kita memanggil mereka 'dewa' dan 'iblis', memohon ampun kepada mereka, serta berdoa untuk keselamatan kita.
Lambat laun, jumlah mereka berkurang, sedangkan kita menjadi lebih besar. Dunia menjadi masuk akal dan hal yang perlu kita takuti menjadi lebih sedikit. Namun, hal yang tak terjelaskan tidak menghilang. Sepertinya, semesta menginginkan keabsurdan dan ketidamungkinan terus ada.
Umat manusia tidak akan kembali bersembunyi dalam rasa takut. Tak ada yang akan melindungi kita, dan kita harus berdiri demi kita sendiri.
Walau umat manusia tinggal dalam cahaya, kita harus berdiri dalam kegelapan untuk melawannya, menahannya, dan melindunginya dari mata publik, agar yang lain dapat hidup dalam dunia yang normal dan masuk akal.
Kami mengamankan. Kami menahan. Kami melindungi.
— Administrator
Pernyataan Misi
Beroperasi di seluruh dunia secara rahasia, Yayasan beroperasi diluar yurisdiksi apapun, dipercayai oleh semua pemerintahan dunia untuk menahan objek, makhluk dan fenomena berbau anomali. Anomali ini dapat mengancam keamanan global dengan ancaman berbentuk bahaya fisik maupun psikis.
Yayasan beroperasi untuk menjaga kenormalan agar rakyat sipil di seluruh dunia dapat menjalani kehidupan sehari-hari tanpa rasa takut, curiga, atau ragu dalam kepercayaan pribadi mereka, dan untuk menjaga manusia bebas dari pengaruh ekstraterestrial, ekstradimensional, dan pengaruh ekstranormal lainnya.
Kami memiliki tiga misi:
Pengamanan
Yayasan mengamankan anomali dengan tujuan agar mereka tidak jatuh ke tangan warga sipil maupun agensi rival melalui observasi dan pengawasan yang luas dan dengan menahan anomali secepat-cepatnya.
Penanganan
Yayasan menangani anomali dengan tujuan mencegah pengaruh atau efek mereka menyebar secara luas dengan pemindahan, penyembunyian, dan pembongkaran anomali serupa atau dengan cara menutup-nutupi dan menghindari informasi mengenai anomali tersebut tersebar secara publik
Perlindungan
Yayasan melindungi umat manusia dari efek anomali serta melindungi anomali tersebut sampai tiba masa dimana mereka dapat dimengerti atau teori sains baru dapat dibuat berdasarkan karakteristik dan tingkah laku mereka. Yayasan juga dapat melenyapkan atau menghancurkan anomali sebagai jalan terakhir jika anomali tersebut terlalu berbahaya untuk diamankan.
Operasi Yayasan
Operasi rahasia Yayasan dilakukan di seluruh dunia untuk mencapai misi utama Yayasan.
Prosedur Penanganan Khusus
Yayasan telah menjaga basis data yang besar berisikan informasi mengenai anomali yang memerlukan Prosedur Penanganan Khusus atau Special Containment Procedures, biasanya disebut sebagai "SCP". Basis data utama Yayasan menyimpan rangkuman mengenai anomali tersebut serta prosedur darurat untuk menjaga dan mengembalikan penahanan dalam keadaan pembobolan penahanan atau peristiwa serupa.
Anomali memiliki berbagai macam bentuk, seperti objek, makhluk, tempat, maupun fenomena. Anomali-anomali ini dikategorikan menjadi satu dari beberapa Kelas Objek dan ditahan dalam satu dari beberapa Fasilitas Yayasan maupun ditahan di tempat asalnya jika pemindahan dianggap tidak mungkin.
Keamanan Operasi
Yayasan beroperasi dengan sangat rahasia. Semua personel Yayasan harus melihat dan mengetahui Level Perizinan Keamanan serta pembatasan dan kompartementalisasi. Personel yang melanggar protokol keamanan Yayasan akan dilacak, ditahan, dan akan mendapat tindakan disipliner.
Agensi Rival dan Grup Berkepentingan
Yayasan bukanlah satu-satunya organisasi yang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk berinteraksi atau menggunakan anomali. Walaupun beberapa Grup Berkepentingan memiliki tujuan yang sama dan mungkin bekerja sama dengan kita dalam perihal keamanan global, beberapa yang lain bersifat oportunistik dan mengutamakan keuntungan, mencari cara untuk menggunakan anomali untuk kepentingan mereka sendiri. Personel Yayasan diperintahkan untuk memperlakukan individu dari kelompok-kelompok tersebut dengan rasa curiga setiap waktunya, dan kerja sama dengan kelompok serupa tanpa izin pimpinan Yayasan dapat menyebabkan penghentian dan tindakan disipliner lainnya.




